Chủ Nhật, 31 tháng 7, 2011

Membujuk Perusahaan Besar Untuk Hadir di Indonesia

Minggu lalu saya bilang bahwa saya akan menceritakan pertemuan saya dengan Mike Orgill dari Google. Salah satu topik yang saya utarakan adalah keinginan saya agar ada perusahaan besar untuk hadir di Indonesia, khususnya Bandung.  (Topik ini selalu saya utarakan kepada berbagai tamu dari luar.) Mengapa ini penting dalam konteks munculnya perusahaan start up yang bernuansa teknologi?

Salah satu referensi yang saya gunakan adalah sebuah artikel Wieners & Hillner di majalah Wired (1998). Artikel ini membahas Siliconia, yaitu daerah-daerah yang ingin meniru Silicon Valley di dunia. Ternyata ada banyak dan ternyata kebanyakan memang gagal. Menurut artikel itu ada empat (4) critical success factors:

  1. the ability of the area’s university and research facilities to train skilled workers or develop new technologies;
  2. the presence of established multinational companies as anchors to provide economic stability;
  3. the population’s entrepreneurial drive; and
  4. the availability of financial support in form of venture capitals

Dalam tulisan ini saya hanya ingin menyoroti poin kedua, bahwa di tempat Siliconia itu harus ada perusahaan yang bisa menjadi jaring pengaman. Kira-kira begini skenarionya.

Saya bekerja di perusahaan besar ini. Pada suatu saat saya punya ide untuk perusahaan start up. Saya kemudian keluar dari perusahaan ini untuk merealisasikan ide (bisnis, layanan, produk, dll.) tersebut. Jika berhasil, bagus. Jika tidak, maka saya menutup usaha ini dan … kembali menjadi pegawai di perusahaan besar ini. Perusahaan besar ini dengan kata lain menjadi “jaring pengaman”. Para entrepreneur tidak takut untuk memulai usahanya karena jika gagal pun dia tidak akan kelaparan. Ada pekerjaan. Nanti, di kemudian hari, jika ada ide lagi maka saya bisa keluar dan starting-up lagi.

Mengapa perusahaan besar? Karena bagi perusahaan besar, keluar atau masuknya satu orang tidak terlalu berpengaruh. Jaring pengaman ini tidak bisa PNS atau perusahaan BUMN atau perusahaan yang kaku seperti yang ada di Indonesia. (Kalau kita keluar, mana bisa kita balik lagi.) Ini hanya bisa dilakukan oleh perusahaan multi nationa companies, yang hanya melihat talent. Jika kita punya talent, maka kita akan diterima (meskipun kita sebelumnya sudah keluar).


Link to full article

THE WEEK OF KOPDAR

.

Seminggu terakhir di bulan July ini … kalau boleh saya sebut merupakan minggunya para blogger kopdar … !!!

Ranah Blog di alam maya ini memang sedemikian ajaibnya … sehingga bisa merajut individu-individu berlainan latar belakang untuk berinteraksi secara indah … Dan akan menjadi semakin indah ketika interaksi maya tersebut diubah menjadi nyata … dalam bentuk Kopdar … bertemu langsung …

Menyimak blog-blog teman maya saya … juga memperhatikan status-status di jejarin sosial … seminggu terakhir ini relatif dipenuhi dengan berita kopdar …  Momentumnya mungkin sangat bertepatan satu sama lain … Sebagian blogger ada yang kebetulan sedang berada di kota yang sama … atau mungkin karena menyambut bulan puasa … sehingga waktu kopdar menjadi dijatuhkan semua pada seminggu sebelum puasa …

Tercatat di dalam benak saya paling tidak ada 7 kali Kopdar yang saya perhatikan …

24 July 2011 :
Kopdar di Pasar Raya :
Uda Vizon sedang ada di jakarta, Imelda pun pas baru datang dari Jepang, Prima juga ada di jakarta … jadilah kita semua bertemu : Vizon, Imelda, Prima, Putri, Mas Sus, Necky dan saya.  Kopdar ini dilanjut ke Ragusa … antara Imelda-Putri dan Prima.  (sebetulnya mereka ini baru akrab ya pas di Pasar Raya ini …)(ajaib yaaa ??)

25 July 2011 :
Rumah Dunia :
Uda dan Imelda mendatangi penulis kenamaan Gola Gong (dan istrinya Tias) … di Serang … disana juga ada Koelit Kecil.  Sekaligus merayakan hari anak nasional di Rumah Dunia.  Sungguh indah sekali acara ini …

28 July 2011 :
Kopdar lapangan Banteng
Ini antara Prima dan Devi Yudhistira beserta Dewi Anggraeni dan Mamaray.  Ketiga ibu-ibu tersebut memang mempunyai tempat kerja yang sama … Prima datang mengunjungi “kakak mayanya” … ya Bu Devi ini … dilanjut dengan bertemu anak-anaknya bu Devi di sebuah masjid besar di Jakarta.  (lengkap dengan kopdar dan berpose di Bajaj)(ini pose fenomenal sodara-sodara)

Kopdar Bandung :
Saya menjadi salah satu pelakunya … Saya berhasil menemui Dua Blogger … ibu-ibu gaul ti Bandung tea … Bibi Titi Teliti dan Nchie Mamaolive … lengkap dengan Belajar Bahasa Planet si Fathir anak Bibi …

29 July 2011 :
Urban Kitchen PP :
Ini kopdar terbesar minggu ini … Imelda berinisiatif untuk mengundang para blogger pembaca blognya untuk kopdar.  Sayang sekali Saya tidak bisa ikut karena saya masih berada di Bandung saat itu.  Dan asal tau saja … sebetulnya lokasi kopdar ini hanya sepencetan lift saja dari Kantor saya … tinggal turun doang … Aaarrgghhh kesempatan untuk bertemu para blogger lewat.  Semua blogger yang datang saya kenal ada Bu EDRatna, Iksa, Isnuansa, Injul, Kris, Putri, Necky, Kak Monda, Devi Yudhistira, Clara pengantin baru, Mas Nug, Agoyyoga, bahkan Ira Itik Kecil dari Palembang pun datang.

30 July 2011 :
Kopdar Pasar Raya 2 :
Kembali Imelda mengundang pembaca blognya untuk kopdar.  Ini diperuntukkan bagi mereka yang karena kesibukannya tidak bisa hadir pada hari Jumát kemarin.  Disini hadir kembali Ibu EDRatna.  Juga ada Bang Hery Azwan (kawan blog lama saya), Kang Isro dan Istri, Reti dan Moza bayinya, Yessy, Mbak ELinda, juga Rety Hakim dan Kika Syafii.  Dan kembali … Saya tidak bisa menghadirinya :(

Kopdar Plaza Senayan :
Kalau ini kopdar yang lain lagi.  Di sini hadir Bundo Dentist (tamu dari Bukit tinggi), Bunda Lily Suhana, Kak Monda, juga duo Prima Hutabarat dan Putri Rizkia …
Sayangnya … Saya pun tidak bisa menghadiri kopdar ini … :(

Mungkin ada satu dua kopdar-kopdar kecil lainnya yang tidak sempat saya catat …
Namun jika boleh mengungkapkan perasaan saya … Tanpa bermaksud untuk berlebihan atau lebay …
Saya harus berkata bahwa … Aktifitas Ngeblog itu membahagiakan sekali
Energi positif keakraban … yang disebar dari alam maya …
Interaksi pertemanan tanpa mengenal batas latar belakang suku, agama, gender, pekerjaan … dan umur …

Semua disatukan oleh sesuatu yang bernama Blog …

So …

THIS IS THE BEAUTY OF BLOGGING …

Don’t you think ?

Salam saya


Filed under: ARTIKEL
Link to full article

Mau?

Saat bulan puasa ini sop buah akan menjadi makanan yang cukup populer. Hanya saja, nampaknya saya harus berhenti menampilkan foto-foto makanan selama bulan puasa ya? Wogh…


Link to full article

Agar Sahur Menyenangkan

InsyaAllah nanti  malam kita sudah mulai sahur hari yang pertama di bulan suci penuh barokah, rahmat dan ampunan ini. Nah, biasanya kita merasakan kesulitan saat ingin makan sahur dengan berbagai alasan yang berbeda beda. Saat sahur jangan jadi siksaan, karena saat ini bisa jadi waktu tambahan untuk berbagai aktivitas yang biasanya dilakukan malam hari! Banyak [...]
Link to full article

Thứ Bảy, 30 tháng 7, 2011

Tergiur Tawaran Uang

Berhenti di perempatan. Seorang laki-laki datang membawa segepok iklan di tangannya. Didatanginya setiap pengendara yang sedang berhenti. Tidak peduli naik motor atau naik mobil. Tertarik juga akan isi selebaran yang dia berikan, saya buka jendela saya dan dia memberikan selebaran yang ada di tangannya.

Ooohh ternyata isinya adalah tawaran untuk pinjaman uang dengan menjaminkan BPKB kendaraan. Pantas dia memberikan iklan di perempatan.

Saya kemudian berpikir, apakah ada orang yang tertarik dengan ini?

Setelah saya pikir-pikir ternyata banyak! Banyak orang yang ketika ditawari pinjaman langsung nyamber saja. Alasannya, kapan lagi? Hadoh. Padahal mereka sebetulnya tidak perlu, tetapi begitu ditawari pinjaman ini langsung terbayang motor, mobil, dan seterusnya. Cicilan terlihat mudah, tapi … ini tetap hutang!

Hadoh …


Link to full article

Selamat Pagi


Link to full article

Beads To The Beat

Gasping. This Haus of Price shoe is just awesome awesome awesome.

Photobucket

And today was shopping day with S...yayyyyyy! :)

Photobucket
Photobucket
Mango t-shirt, Velvet dress, Zara belt, Topshop necklace, Antyk Butyk necklace, unbranded tights & straw hat, Kulkith shoes

Link to full article